Mengenal Bela Diri Judo Lengkap dengan Pengertian, Sejarah, Teknik Hingga Peraturan

 

Hai sobat blog…

Siapa sih yang tidak mengenal judo? Yap, seni bela diri yang berasal dari Jepang ini memang tengah menarik perhatian para pecinta olahraga. Mengapa? Ingin tahu alasannya? Yuk simak penjelasan berikut hingga tuntas!

Pengertian Judo

Judo Merupakan salah satu cabang olahraga bela diri yang berasal dari negara jepang dan memiliki gabungan dari kata “Ju” artinya yang lembut dan “Do” sehingga olahraga ini bertujuan untuk mengembangkan ilmu bela  diri yang spiritual atau yang positif.

Judo bisa dikatakan sebagai olahraga bela diri yang menuntut kecakapan latihan fisik dan disiplin mental yang hebat. Dari posisi berdiri, itu melibatkan teknik yang memungkinkan kita untuk mengangkat dan melemparkan lawan ke punggung mereka.

Para kontestan dalam pertandingan judo disebut Judoka. Para Judoka mengenakan seragam yang dikenal sebagai gi, yang berupa jaket longgar dengan celana, dan juga memakai sabuk. Pertandingan judo berlangsung di atas tikar yang disebut tatami.

Sejarah Judo

Judo adalah seni bela diri yang lahir di Jepang, dan sekarang dikenal di seluruh dunia sebagai olahraga yang termasuk dalam olimpiade. Judo didirikan pada tahun 1882 dengan menggabungkan jujitsu, suatu bentuk gulat, dengan disiplin mental.

Akar jujitsu terletak pada sumo, yang memiliki sejarah yang sangat panjang; sumo disebutkan dalam Nihon shoki (Chronicle of Japan), sebuah dokumen dari 720 yang menggambarkan sejarah Jepang dari zaman mitos para dewa sampai zaman Permaisuri Jito, yang memerintah dari tahun 686 hingga 697.

Dari abad ke-12 hingga abad ke-19 Jepang diperintah oleh samurai, kelas prajurit profesional. Ini memberikan lahan subur bagi berbagai seni bela diri untuk berkembang. Selain bertarung dengan pedang dan busur dan panah, samurai mengembangkan jujitsu untuk melawan musuh di jarak dekat di medan perang.

Beberapa gaya jujitsu yang berbeda berevolusi, dan pertempuran tangan-ke-tangan menyebar sebagai bentuk penting pelatihan militer. Era pemerintahan samurai berakhir dengan Restorasi Meiji tahun 1868, dan budaya Barat mulai masuk ke dalam masyarakat Jepang. Jujitsu jatuh dalam kemunduran, tetapi antusiasme seorang pemuda menyelamatkannya dari kepunahan.

Orang itu adalah Jigoro Kano, pendiri judo seperti yang kita kenal sekarang. Kano unggul dalam tugas sekolah tetapi memiliki kompleksitas inferioritas tentang fisiknya yang kecil. Jadi dia menjadi murid Yanosuke Fukuda, seorang master dari sekolah jujitsu Tenjin Shin’yo, ketika dia berusia 17 dan bekerja untuk menjadi lebih kuat.

Pada Mei 1882, ketika dia baru berusia 21 tahun, dia mengambil hal-hal terbaik tentang setiap gaya jujitsu dan menciptakan sekolah baru. Ini adalah kelahiran judo modern. Pada awalnya ia hanya memiliki sembilan siswa, dan dojo (ruang latihan) diukur hanya 12 jo (sekitar 24 meter persegi).

Kano pergi ke Eropa pada tahun 1889 untuk memperkenalkan judo di luar Jepang. Sebuah episode terkenal terjadi di atas kapal selama pelayarannya: Ketika seorang asing mengolok-olok Kano, ia melempar pria itu tetapi meletakkan tangannya di bawah kepala pria itu untuk mencegahnya terluka.

Ha itu menggambarkan bagaimana judo menggabungkan teknik pertempuran praktis dengan perhatian untuk musuh seseorang. Kano selalu mempertahankan sudut pandang global, melayani sebagai anggota Komite Olimpiade Internasional, dan bekerja tanpa lelah untuk menyebarkan judo ke seluruh dunia.

Mimpi Kano menjadi kenyataan di Olimpiade Tokyo pada tahun 1964, di mana judo pria diakui sebagai acara Olimpiade resmi. Medali diberikan kepada pesaing di berbagai divisi berat, dan pesaing Jepang menyapu semua emas kecuali divisi terbuka, di mana juara non-Jepang dinobatkan.

Itu adalah tanda bahwa judo sudah mengakar di negara-negara di luar Jepang. Judo wanita diperkenalkan sebagai acara demonstrasi di Olimpiade Seoul 1988 dan ditambahkan ke program resmi di Olimpiade Barcelona pada 1992.

Saat ini sekitar 184 negara dan wilayah adalah anggota Federasi Judo Internasional. Olahraga ini sangat populer di Eropa. Faktanya, lebih banyak orang di Perancis yang berlatih judo daripada di Jepang.

Jepang terus mempromosikan judo di negara-negara lain, seperti dengan mengirim instruktur ke daerah di mana judo tidak begitu terkenal, seperti Afrika dan Oceania, dengan cara menyumbangkan seragam judo bekas.

Teknik Judo

Berikut teknik-teknik dasar dalam seni bela diri judo:

- Teknik Sikap Berdiri

Caranya yaitu:

  • Ambil posisi dengan sikap yang tegak dan berdiri
  • Lalu posisi badan bungkukkan ke depan

- Teknik Sikap Bertahan

Caranya yaitu:

  • Posisi tubuh berdiri tegak sambil menekuk lutut serta merendahkan panggul
  • Posisi tubuh harus menghindari-jigotai yang akan memasukkan kaki kiri ke arah depan
  • Posisi tubuh harus mogi-jigotai hingga akan memasukkan kaki kanan ke arah depan
  • Ambil posisi dengan awal dan berdiri tegak kaki dalam keadaan terbuka sekitar 50 cm lalu tekuk kedua lutut

- Teknik Langkah

Caranya yaitu:

  • Posisi telapak kaki tidak boleh diangkat dari permukaan lantai di saat melangkah kaki serta kaki sedikit diseret
  • Posisi kai saat melangkah ke depan sedikit di geser ke arah belakang, samping kiri dan kanan

- Teknik Penghormatan/Rei

Untuk melakukan teknik penghormatan atau rei, setiap peserta harus mengambil sikap:

  • Sikap berdiri
  • Sikap bertahan
  • Sikap langkah

- Teknik Kuda-Kuda Judo/Shizen

Teknik Shizen atau kuda-kuda merupakan sikap tubuh saat berdiri sehingga dapat untuk membela diri yang dinamakan kuda-kuda atau persiapan seperti:

  • Migi Ligotai, yaitu kuda-kuda bertahan kanan
  • Migi Sizentai, yaitu kuda-kuda kanan
  • Higari Jigota, yaitu kuda-kuda bertahan kiri
  • Ligo Hontai, yaitu kuda-kuda bertahan tengah
  • Hidari Shezentai, yaitu kuda-kuda kiri
  • Shizen Hontai, yaitu kuda-kuda tengah

- Teknik Serangan Judo

Serangan dalam judo dilakukan dengan membanting lawan, melalui beberapa cara, yaitu:

  • De Ashi Harai, yaitu teknik bantingan atau dengan cara menyapu kaki lawan
  • Uki Goshi, yaitu teknik bantingan atau dengan cara melempar pinggang
  • OSoto Gari, yaitu teknik bantingan atau menyabit bagian belakang kaki lawan

Aturan Permaianan Judo

Berikut beberapa peraturan dalam pertandingan judo, yaitu sebagai berikut:

1. Sistem penilaian

Sistem penilaian dalam Judo yaitu, pemain yang mendapatkan poin ketika berhasil membanting lawan terlebih dahulu. Selain itu, poin juga akan didapatkan ketika pemain berhasil mengunci lawan kata menyerah atau melakukan kuncian selama 20 detik pertandingan berlangsung.

2. Durasi pertandingan

Pertandingan judo berlangsung sekitar 5 sampai dengan 20 menit dalam satu kali pertandingan.

3. Larangan dalam pertandingan

Beberapa larangan dalam pertandingan judo, yaitu:

  • Larangan untuk melepas ikat pinggang lawan tanpa izin juri
  • Larangan untuk menggigit seragam lawan
  • Larangan untuk menyentuh wajah lawan
  • Larangan untuk menarik rambut lawan
  • Larangan untuk mencoba mematahkan jari lawan
  • Larangan untuk menendang tangan lawan
  • Larangan untuk membahayakan lawan

nah, itulah seputar informasi terkait pengertian, sejarah, teknik hingga peraturan bela diri Judo. Bagaimana? Tertarik untuk mencoba?

Komentar

Postingan Populer