Jenis-Jenis Seni Bela Diri Asli Indonesia yang Wajib Diketahui


Seni bela diri merupakan teknik yang digunakan seseorang ketika ingin melindungi diri dari berbagai jenis ancaman. Di beberapa negara di dunia memiliki jenis bela diri yang berbeda-beda dan menjadi salah satu kesenian negara tersebut.


Seperti halnya Indonesia yang memiliki banyak seni bela diri dan beberapa diantaranya menjadi salah satu ikon suatu daerah. Seni bela diri asli Indonesia sudah ada yang masuk kedalam cabang olahraga.


Cabang olahraga bela diri tersebut cukup diminati dan populer hingga beberapa kali diikutkan pada ajang pertandingan olahraga Nasional.


Nah, bagi kamu yang belum tahu apa saja seni bela diri asli Indonesia, berikut jenis-jenisnya.


1. Pencak Silat


Pencak Silat merupakan jenis olahraga bela diri asli Indonesia yang berasal dari budaya suku melayu dan sudah ada sejak tahun 1550 silam. Pencak artinya gerakan bela diri dengan peraturan, sementara silat memiliki makna gerakan bela diri lengkap dan berakar dari rohani.


Seni bela diri yang satu ini memiliki 4 aspek utama, yang meliputi aspek mental, spiritual, seni budaya, bela diri dan olahraga. Oleh sebab itu, pencak silat juga sering digunakan pada sistem pendidikan Kopasus atau TNI dan Kepolisian.


Pencak silat yang menggabungkan keindahan seni bela diri dan kekuatan telah menginspirasi banyak adegan film action internasional, salah satunya film Disney animal Raya The Last Dragon.


2. Tarung Derajat


Sama halnya dengan Pencak Silat, Tarung Derajat juga termasuk kedalam salah satu cabang olahraga seni bela diri yang resmi pada tahun 1998. Seni bela diri asli Indonesia ini resmi dipertandingkan pada ajang SEA Games sejak tahun 2013.


Tarung Derajat adalah seni bela diri yang menggunakan kontak seluruh badan dan pengembangan tekniknya dilakukan melalui pengalaman pendirinya, Achmad Derajat dari pertarungan di jalanan Bandung pada tahun 1960-an.


Seni bela diri ini menekankan pada serangan agresif dalam memukul, menendang, berbagai teknik bantingan, kuncian dan sapuan kaki, sehingga digunakan untuk pelatihan dasar TNI Angkatan Darat.


3. Kuntau


Mungkin banyak diantara kamu yang asing dengan seni bela diri yang satu ini, Kuntau merupakan seni bela diri yang berasal dari Kalimantan. Akan tetapi keberadaannya hampir dilupakan alis nyaris punah.


Kuntau memiliki makna seni pertempuran dan diyakini hasil akulturasi dari budaya setempat dengan budaya yang berasal dari Tiongkok.


4. Silek Minangkabau


Masyarakat Minangkabau juga mempunyai seni bela diri yang menjadi salah satu kebudayaan daerah tersebut. Silek Minangkabau namanya. Seni bela diri ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat setempat dikarenakan tatanan adat Minangkabau pada zaman dahulu cukup rentan akan perkelahian seputar warisan pusaka maupun perbatasan wilayah daerah.


Silek Minangkabau sendiri dibagi menjadi 2 macam, yakni Silek Duduak dan Silek Tagak. Ajaran yang diemban Silek Duduak adalah agar menjadi orang yang selalu bijaksana dan arif. Sementara Silek Tagak merupakan ajaran berbuat baik maupun mencegah kejahatan.


5. Debus


Debus merupakan salah satu seni bela diri yang sudah banyak dikenal masyarakat Indonesia. Karena beberapa dari atraksinya menampilkan hal ekstrem, seperti menelan api, menusuk perut dengan benda tajam dan yang lainnya.


Seni bela diri asli Indonesia ini berasal dari Banten. Dahulu Debus digunakan sebagai sarana menyebarkan agama Islam di Kesultanan Banten, khususnya dibawah kepemimpinana Sultan Agung Tirtayasa.


6. Mepantigan


Bergeser ke Bali, ternyata pulau yang menjadi destinasi wisata ini memiliki seni bela diri yang menjadi kebudayaan  masyarakat setempat. Seni bela diri itu bernama Mepantigan atau yang dikenal dengan sebutan gulat lumpur.


Dinamakan gulat lumpur karena lokasi pertarungannya harus dilakukan di kolam lumpur. Mepantigan sendiri mempunyai arti membanting. Sehingga setiap petarung yang terlibat dalam pertandingan hanya bisa mengunci, membanting dan bergulat dengan lawan.


7. Cimande


Cimande adalah salah satu seni bela diri tertua yang ada di Indonesia. Awalnya Cimande  diciptakan oleh seorang kyai bernama mbah Kahir, sekitar tahun 1760. Saat itu ia memperkenalkan seni bela diri ini kepada murid-muridnya. Dan kemudian murid-muridnya menyebarkan silat Cimande ke berbagai daerah di tanah air. Kini Cimande telah dikenal hingga ke luar negeri.


Itulah beberapa seni bela diri yang asli berasal dari Indonesia. Sebagai warga negara Indonesia, marilah sama-sama melestarikan dan memperkenalkan kebudayaan kita ini hingga mencan negara.

Komentar

Postingan Populer